Rumus EOQ: Cara Menghitung Economic Order Quantity di Excel

Bagaimana cara menentukan jumlah bahan baku yang ideal untuk setiap pemesanan? Jika perusahaan terlalu sering memesan, biaya pemesanan dapat meningkat. Sebaliknya, jika membeli terlalu banyak sekaligus, biaya penyimpanan dan risiko stok berlebih dapat meningkat.

Salah satu metode yang dapat membantu menentukan jumlah pemesanan yang ekonomis adalah EOQ (Economic Order Quantity). Artikel ini membahas pengertian EOQ, rumus, contoh perhitungan, serta cara menghitungnya menggunakan Microsoft Excel.

Ilustrasi rumus EOQ untuk menghitung jumlah pemesanan optimal dan menghemat biaya persediaan

1. Apa Itu EOQ (Economic Order Quantity)?

EOQ adalah metode pengendalian persediaan untuk memperkirakan jumlah barang yang sebaiknya dipesan dalam satu kali pemesanan dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Tujuannya adalah membantu menyeimbangkan kedua jenis biaya tersebut berdasarkan data dan asumsi yang digunakan.

Intinya: EOQ membantu menjawab pertanyaan, “Berapa unit bahan baku yang sebaiknya dipesan setiap kali order?”

2. Komponen dalam Rumus EOQ

Rumus EOQ menggunakan tiga variabel utama:

SimbolNamaPenjelasan
DDemandTotal kebutuhan atau permintaan dalam satu periode, umumnya per tahun.
SOrdering CostBiaya untuk setiap kali melakukan pemesanan.
HHolding CostBiaya penyimpanan per unit dalam periode yang sama, umumnya per unit per tahun.

Pastikan periode D dan H konsisten. Jika permintaan dihitung per tahun, biaya penyimpanan yang digunakan juga harus berbasis tahunan.

3. Rumus EOQ

EOQ = √((2 × D × S) / H)Economic Order Quantity

Keterangan: D adalah permintaan tahunan, S adalah biaya setiap pemesanan, dan H adalah biaya penyimpanan per unit per tahun.

4. Contoh Perhitungan EOQ

Sebuah pabrik memiliki data kebutuhan bahan baku sebagai berikut:

KomponenNilai
Kebutuhan bahan baku per tahun (D)10.000 unit
Biaya setiap pemesanan (S)Rp150.000
Biaya penyimpanan per unit per tahun (H)Rp3.000

Masukkan angka tersebut ke dalam rumus:

EOQ = √((2 × 10.000 × 150.000) / 3.000)
EOQ = √1.000.000
EOQ = 1.000 unit
Berdasarkan data dan asumsi contoh ini, jumlah pemesanan ekonomis adalah 1.000 unit setiap kali pemesanan.

5. Cara Menghitung EOQ di Microsoft Excel

Perhitungan EOQ dapat dilakukan menggunakan fungsi akar kuadrat SQRT di Microsoft Excel.

Contohnya, masukkan data ke sel berikut:

SelIsi
B210000 (Demand tahunan)
B3150000 (Biaya setiap pemesanan)
B43000 (Biaya simpan per unit per tahun)

Kemudian, ketik rumus ini pada sel hasil:

=SQRT((2*B2*B3)/B4)

Tekan Enter. Excel akan menghasilkan nilai 1.000.

Catatan: pemisah argumen fungsi dapat berbeda berdasarkan pengaturan regional Excel. Rumus di atas menggunakan perkalian dan pembagian sehingga umumnya tidak memerlukan pemisah argumen.

6. Manfaat EOQ dalam Manajemen Persediaan

  • Membantu memperkirakan jumlah pemesanan yang ekonomis.
  • Membantu menyeimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.
  • Mendukung perencanaan kebutuhan bahan baku dan pengendalian stok.
  • Menjadi salah satu masukan untuk pengambilan keputusan di bagian PPIC, purchasing, dan warehouse.

EOQ bukan jaminan bahwa seluruh biaya persediaan akan selalu minimum pada setiap kondisi. Hasilnya dipengaruhi oleh ketepatan data, pola permintaan, harga, kapasitas penyimpanan, dan asumsi model.

7. Hubungan EOQ dengan ROP dan Safety Stock

EOQ menentukan berapa banyak barang yang dipesan setiap kali order. Sementara itu, Reorder Point (ROP) membantu menentukan kapan pemesanan perlu dilakukan kembali. Safety Stock merupakan persediaan pengaman yang dapat membantu menghadapi ketidakpastian permintaan atau waktu tunggu pemasok.

Dalam praktik pengendalian persediaan, EOQ, ROP, dan Safety Stock dapat digunakan bersama sesuai karakteristik proses, data permintaan, dan kebijakan perusahaan.

Artkel menarik lainnya:

8. Kesimpulan

EOQ (Economic Order Quantity) merupakan salah satu metode dalam manajemen persediaan untuk menentukan jumlah pemesanan yang ekonomis. Dengan data contoh berupa permintaan 10.000 unit per tahun, biaya pemesanan Rp150.000 per order, dan biaya penyimpanan Rp3.000 per unit per tahun, hasil perhitungannya adalah 1.000 unit per pemesanan.

Perhitungan tersebut dapat dilakukan dengan cepat menggunakan Microsoft Excel. Untuk penerapan nyata, gunakan data yang sesuai dan pertimbangkan juga ROP, Safety Stock, kapasitas gudang, serta kondisi pemasok.

Bagaimana kondisi persediaan di tempat Anda?

Apakah perusahaan lebih sering mengalami stok menumpuk atau bahan baku habis saat dibutuhkan produksi? Bagikan pengalaman atau pertanyaan Anda di kolom komentar.

Ikuti Wave20 - Lean untuk mempelajari Teknik Industri, Lean Manufacturing, Six Sigma, Kaizen, TPM, OEE, PPIC, dan Operational Excellence.

Post a Comment for "Rumus EOQ: Cara Menghitung Economic Order Quantity di Excel"