OTOMASI SISTEM PRODUKSI DALAM PENERAPAN LEAN

Otomasi pada Sistem – Pengertian Otomasi Sistem produksi adalah teknik untuk membuat sesuatu berjalan dengan automatis (otomasi) baik itu perangkat, proses maupun alat pada saat dioperasikan secara otomatis dalam pengendaliannya sebagai pengganti organ manusia dalam usaha atau pengambilan keputusan terutama di penerapan lean manufacturing.


Dari Arti tersebut, Aktivitas otomasi di perusahaan Jasa / layanan sangat bermanfaat jika diikuti kaizen sebagai langkah perbaikan proses, arti aktivitas kaizen adalah peningkatan menuju arah lebih baik. Penerapan ini telah banyak dilakukan dalam bisnis, untuk mengingatkan kembali atau bagi Anda yang baru mendengar istilah kaizen ini dan bertanya apa itu arti kaizen?, kaizen adalah kata dari bahasa Jepang serta memiliki arti secara umum adalah continuous improvement.


TEKNOLOGI SISTEM LEAN MANUFACTURING

Otomasi Sistem Produksi, Sistem otomatis dengan menggunakan teknologi pada praktek lean ini meliputi:

Alat mesin otomatis untuk memproses.

Tujuan dari penerapan lean manufacturing di perusahaan adalah menghilangkan 8 wastes (8 Pemborosan) dengan cara melakukan perbaikan berkesinambungan melalui praktek kaizen yaitu seiring dngan arti dari lean manufacturing (production) adalah hal yang menjadi alasan mengapa lean diterapkan pada manufaktur. Sistem lean adalah yaang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perusahaan manufacturing melalui aktivitas berarti (Value Added) bagi pelanggan.


Alat/mesin dengan sistem otomatis ini digunakan sebagai salah satu pengendalian mutu produk untuk mengurangi ataupun menghilangkan rework serta langkah dari pencegahan (error proofing). Dimana error proofing merupakan langkah pencegahan kesalahan yang ditimbulkan dari kelalaian sumberdaya manusia.


Kesalahan (error) adalah hal yng sangat menakutkan bagi bisnis karena akan menimbulkan pemborosan tersendiri, dan alat mesin otomatis tidak selalu identik dengan pembelian terhadap mesin, akan tetapi juga dapat dilakukan dengan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan melalui ide karyawan yang dikembangkan. Hal ini merupakan salah satu dari tujuan diterapkannya TPM (Total Productive Maintenance) melalui Automation Maintenance (AM), sehingga karyawan memiliki kesempatan dalam mengembangkan ide pada sistem, proses maupun peralatan yang digunakan.


Sistem pemeriksaan otomatis untuk pengendalian mutu.

Kendali mutu merupakan cara yang dilakukan untk memenuhi kebutuhan serta kepuasan pelanggan. Melalui sistem pemeriksaan otomatis untuk kendali mutu seperti pokayoke maupun error proofing dalam mencegah dan mengidentifikasi permasalahan sedini mungkin sehingga tidak menimbulkan terjadinya produk cacat.


Sistem pemeriksaan yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan otomasi sistem dalam lean produksi adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan produktifitas serta effisiensi dengan mengurangi aktivitas tidak bernilai tambah (NVA) bagi pelanggan.


Interlocked System.

Sistem komputer untuk perencanaan, pengumpulan data, dan  pengambilan keputusan untuk mendukung proses dalam produksi bertujuan agar terciptanya quick responds terhadap permasalahan yang terjadi dalam proses produksi.


Interlocked system adalah juga dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengidentifikasi permaslahan dengan memprioritaskan pada permasalahan tertentu agar terciptanya kebudayaan lean yaitu continous improvement. Foskus terhadap trend permasalah yang terjadi sangat penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam penyelesaian masalah.


Melalui interlocked system setiap bagian dalam perusahaan akan mengetahui permasalahan yang timbul dan bekerja sama dalam melakukan perbaikan sehingga terciptanya keja sama tim (team work) yang kuat, baik itu antar department ataupun pemilik prose situ sendiri.


Pengawasan proses komputer kontrol balik.

Dengan praktek otomasi sistem dalam produksi pada praktek lean manufaktur dapat digunakan sebagai alat saling control terhadap proses yang terjadi di produksi. Pengawasan control balik inilah yang kemudian akan membuat kebudayaan lean dalam penyelesaian masalah dapat tercipta.


Pengawasan kontrol proses dengan praktek otomasi terhadap proses juga dapat memicu peningkatan produktivitas perusahaan, baik itu kinerja maupun produk itu sendiri.  Melalui pengawasan proses yang dilakukan secara komputerisasi dapat menumbulkan serta mengangkat permasalah yang umumnya disembunyikan karena rasa khawatir ataupun takut karyawan terhadap permasalahan yang timbul.


Pengawasan ini akan membuat sistem lean berjalan dengan efektif terutama pada prinsip rise the problem to solve it. Perasalahan yang disembunyikan justru akan menimbulkan permasalahan-permasalahan lain yang disebabkan oleh satu permasalahan, oleh karena itu penerapan lean harus berpedoman kepada satu permasalahan merupakan kesempatan untuk melakukan peningkatan dengan perbaikan secara terus menerus atau continuous improvement.


MANFAAT OTOMASI

Manfaat dari otomasi serta alasan mengapa diperlukannya otomatisasi dalam sistem pada praktek lean:
  • Manfaat utamanya meningkatkan produktivitas.
  • Menjaga kualitas produk ataupun layanan terbaik.
  • Meninggkatkan kemampuan serta memotivasi sumberdaya.
  • Keamanan pekerja.
  • Menurunkan manufacturing lead time (MLT).

Baca:
OTOMASI SISTEM PRODUKSI DALAM PENERAPAN LEAN




JENIS-JENIS OTOMASI

Sistem otomasi produksi dapat digolongkan ke dalam tiga jenis basis dasar:

1. Otomasi yang ditetapkan/perbaiki (fixed automation)

Fixed automation adalah suatu sistem di mana urutan memproses (atau perakitan) operasi ditetapkan oleh konfigurasi peralatan. Urutan operasi pada umumnya sederhana, yaitu dengan mengintegrasi dan koordinasi dari banyak operasi ke dalam satu peralatan yang membuat sistem kompleks.

2. Otomasi programmable

Otomasi melalui program merupakan peralatan produksi dirancang dengan kemampuan untuk berubah urutan operasi dan mengakomodasi bentuk wujud produk berbeda. Urutan Operasi dikendalikan oleh suatu program, yang mana satu set instruksi yang coded sedemikian sehingga sistem dapat membaca dan menginterpretasikannya.

3. Otomasi fleksibel

Sistem otomatis fleksibel adalah yang mampu untuk memproduksi berbagai produk atau memisahkan dengan hampir tidak ada waktu hilang untuk perubahan sistem kerja dari satu produk kepada yang berikutnya.



Semoga bermanfaat dan kami ucapkan terimakasih telah menyediakan waktu untuk berkunjung serta membaca tulisan yang terdapat pada wave20.blogspot.com

Post a Comment for "OTOMASI SISTEM PRODUKSI DALAM PENERAPAN LEAN"